Hari-hari telah berlalu dengan sangat cepat. Sudah lebih dari tujuh hari kematian Pak Handoko dan Bu Nani. Elang sudah mulai bisa menerima kepergian kedua orang tua angkatnya. Annora juga bersyukur sikap Elang kembali baik pada Annora. Mereka juga sudah kembali ke rumah mereka sendiri. Rumah Pak Handoko dan Bu Nani pun dikontrakkan. Sebenarnya Mbok Parmi diminta untuk tinggal di rumah Pak Handoko dan Bu Nani, tetapi menolak. Mbok Parmi lebih memilih tinggal bersama Elang dan Annora. Hubungan Annora dan Elang pun tak semulus yang diharapkan. Selalu saja ada gangguan dari orang-orang luar, termasuk Pak Johar dan Jeny. Pak Johar selalu menghubungi Annora, tetapi Annora tak pernah menggubris. Begitu juga dengan Jeny, Jeny tak henti-hentinya mengganggu Elang. Namun, Elang telanjur benci dan

