Han Tae berdiri memandang keluar melalui jendela kantor. Semakin hari kecemasan makin melandanya. Pasalnya sudah melewati trimester pertama kondisi Seo Han masih juga belum membaik. Malah istrinya beberapa kali harus menglami badrest karena kondisinya yang menurun drastis. Berbagai upaya telah dilakukan Han Tae untuk membuat kondisi Seo Han membaik, tetapi langkahnya masih belum juga membuahkan hasil. "Istri Anda sepertinya mengalami trauma yang mengganggu pykilogisnya." Suara dokter kandungan langganan mereka terngiang kembali di telinga Han Tae. "Iya, kami pernah mengalai hidup yang sulit sebelum ini dan istriku pernah mengalami keguguran setelah ... setelah mengalami pelecehan seksual." Dokter wanita itu tertegun mendengar penuturan Han Tae. Sekarang ia men

