Thanks for Bu MyEr NiceNa NauraWty yang telah berbagi pengalaman untuk pembuatan Part 25 Reyhan terbangun dari tidurnya pukul lima pagi. Ia langsung beranjak setelah mengingat pak Koruptor masih ada di dalam kamar mandi. "Gawat!" Reyhan langsung bergegas membuka pintu kamar mandi, dan melihat pak koruptor sudah tergletak sambil bersender di tembok kamar mandi. "Pak, bangun, Pak!" Reyhan menepuk-nepuk pipi pak Koruptor itu, kemudian menaruh jarinya di depan hidung, masih terasa hembusan napasnya. Alhamdulilah, hanya pingsan. Reyhan buru-buru keluar dari kamar dan memanggil penjaga lapas. "Pak, Paman saya pingsan." Untung saja penjaga lapas, sama dengan penjaga lapas yang mengizinkan Reyhan tidur di ruang tahanan VIP tadi malam. "Bagaimana bisa pingsan?" tanya penjaga lapas itu. "Saya t

