Terseret janji

1280 Kata

Daniel bangun lebih dulu. Ia menyingkirkan kepala Jane yang menempeli dadanya. Gadis itu benar-benar sepulas bayi. Tanpa pakaian dan hanya memejamkan matanya lekat-lekat. Jane membiarkan dirinya tertidur tanpa pertahanan. “Jim, obat apa ini?” tanya Daniel sesaat setelah ia keluar kamar seusai mandi. “Entah bos, mau aku bawa ke apotek? Aku bisa menanyakan di sana.” Jim menatap puluhan kapsul di dalamnya dengan pandangan curiga. “Kenapa memangnya?” “Jane menaruh obat itu pada makananku kemarin. Tapi dia berakhir memakannya sendiri. Periksa saja, aku takut kalau-kalau dia mati di dalam sana. Tahu maksudku kan?” Daniel mengatakannya dengan begitu asal. Kalau memang itu obat perangsang tidak masalah karena pada akhirnya Daniel menikmatinya juga. Jim langsung meminta maaf. Ia teledor karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN