Jane melewatkan makan malam karena terlalu kelelahan. Ia tertidur begitu pulas setelah mendapatkan ronde ketiga. Daniel hanya memberinya kesempatan untuk minum atau makan sebentar sebelum mendorongnya lagi ke atas ranjang. Lama kelamaan, Jane berangsur menikmatinya juga. Ia mulai ikut bergerak seperti wanita berpengalaman. Jam sembilan malam lebih sedikit, Daniel keluar untuk mengambil minum. Tenggorokannya lumayan kering karena kebanyakan nikotin. “Bos, ada titipin dari bos besar,” kata Jim muncul dari ruang tamu. Ia mendekat lalu mengangsurkan foto wanita jepang dari Pak Hudabi. Setelah melihatnya sebentar, Daniel langsung merobeknya jadi dua bagian. Tanpa mengatakan apapun, Jim tahu itu adalah sebuah penolakan. “Juga mengenai Jane, bos besar ingin membawanya dua hari lagi. Katanya

