Pagi berganti malam, hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Sudah satu bulan lamanya sejak Leona dan Erik menikah. Leona sudah mulai belajar memasak meski rasanya masih kurang. Terkadang kurang garam, kurang gula, kurang matang, bahkan ada yang gosong. Namun, ia tetap belajar menyajikan masakan yang layak untuk mereka makan. Pagi ini, Erik sedang bersiap-siap untuk pergi bekerja. Ia dan Leona tengah sarapan bersama dengan menu nasi goreng buatan Leona plus telur yang agak gosong. "Perkembangan masakanmu sangat bagus. Sekarang sudah bisa dimakan," puji Erik. "Aku mendengar hinaan di tengah pujianmu. Jadi selama ini masakanku tidak bisa dimakan?" "Kalau aku terus berbohong dan mengatakan bahwa masakanmu enak, sama saja aku menghambat proses belajarmu. Lagi pula kau bisa menilai ma

