Tekad yang Lemah

1023 Kata

Erik berkali-kali mengetuk pintu kamar Leona selama dua belas menit, namun tidak ada jawaban dari dalam. "Leona! Aku minta maaf, aku tidak sengaja membuat handukmu lepas." Hanya kalimat itu yang terus-menerus ia ucapkan selama Leona mengunci dirinya di dalam kamar. Erik tidak kehabisan akal. Ia mulai memikirkan kalimat apa yang bagus untuk membuat Leona keluar. Hingga sebuah ide pun muncul di pikirannya saat ini. "Leona, ada wanita yang bertamu. Kau harus melakukan tugasmu." Beberapa saat setelah Erik mengatakan kalimat itu, Leona pun langsung keluar dengan pakaian yang sudah lengkap. "Mana?" tanyanya ketus. "Dia baru saja pergi saat melihatmu akan keluar dari kamar ini. Kau sangat hebat, ya. Kau dapat mengusir mereka bahkan tanpa melakukan kontak mata ataupun fisik," puji Erik. "U

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN