“Kenapa Jeng?” Ajeng yang baru menghampiri Juan pun merengut. “Jang Jeng terus,” sindirnya. “Oke, oke Rahajeng.” “Eh, lo kan kapten basket sekolah kita, boleh nggak kalau gue minta bantuannya?” “Bantuan apa?” tanya Juan sambil melepas jas laboratoriumnya. “Gue bisa bantu emang?” “Nggak hal besar kok, cuma mau minta foto kalian semua.” “Tim basket gue?” Juan ingin memastikan. “Iya, mau ya please.” Ajeng menautkan kedua tangannya di depan untuk meminta tolong. “Bua tapa minta foto tim gue? Gue kasih foto gue aja gimana?” Lihatlah betapa narsis dan percaya diri sekali Juan. Padahal Ajeng meminta foto tim basket tak lain tak bukan untuk memberi

