Yoga sampai di sekolah tempatnya mengajar, memarkirkan mobilnya yang berderet dengan mobil para pegawai pemerintahan, sedangkan para honorer hanya menggunakan motor saja, ia cukup beruntung meskipun honorer keadannya baik ia masih bisa membawa mobil pribadi sebagai kendaraan untuk pergi-pulang bekerja berbeda dengan honorer yang lainnya. Kemudian ia berjalan menuju ruang guru dan menuju meja kerjanya yang tak jauh dari meja kerja Bambang. Bambang belum ada di sana, padahal biasanya setahunya bahwa rekan kerjanya begitu aktif datang dan tak jarang datang lebih dulu darinya, tapi harinya tidak, mungkin Bambang ada jadwal lebih siang dan mengajar anak-anak di sedikit kelas, meskipun sama seperti dirinya hari ini. Tak berapa lama kemudian Bambang pun datang, Yoga melihat Bambang tak seperti

