Setelah mengantarkan Zara kembali pulang kerumahnya, Bambang juga bergegas pulang karena rasa kantuk itu terus menyerangnya tanpa peduli ia sedang berada di jalan. Padahal rasanya ia tak bergadang ataupun mengerjakan sesuatu hingga membuatnya tidur larut, atau mungkin ia terlalu lelah membawa pikirannya hingga membuat tubuhnya ikut merasakan hal yang sama. Setelah itu sejenak ia berpikir ingin berguru pada Yoga, guru PKN yang selalu terlihat tenang dan santai dalam setiap keadaan, tapi bagaimana ia bisa melakukan hal itu jika nomor ponselnya saja tak ia simpan padahal dalam satu grup yang sama dengannya. Ia memiliki hidup yang teratur sebenarnya hanya kadang akhir-akhir ini pikirannya yang membebani dirinya. Tak berapa lama ia sampai di rumahnya, begitu sampai di depan ia melihat sebuah

