37

1145 Kata

Ketika Bambang dan Dion sudah berada di rumahnya  mereka kini, Yoga masih di jalan membawa mobilnya itu berkeliling mengikuti alur dari gas yang ia injak. Ia belum ingin pulang kerumah meskipun jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam, tak ada yang ingin ia jumpai di rumahnya, termasuk ayah dan ibunya sendiri. Bahkan kini ponselnya terus berbunyi dari nama panggilan yang hanya diberi emotikon berbentuk love warna merah, entah sudah panggilan keberapa untuk malam itu yang pasti ada banyak sekali termasuk rentetan pesan yang juga tak ingin ia baca, sebelum pergi ke kedai kopi ia memang ingin menenangkan diri sejenak, tapi untungnya ia bertemu dengan Bambang dan Dion, mereka bisa membuat sesaat dunianya riuh dan lupa akan keadaan, tapi setelah kembali rasanya semua dunianya tumpah jadi satu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN