XLVII. K-LINE

1454 Kata

Bintang duduk di depan meja kerja di dalam kantor kru. Ia memainkan pulpen yang berada di sela-sela jemarinya. Konsentrasinya terpecah saat sekelebat bayangan Yasmin melintas di kepalanya. Dadanya terasa menyesak, ia tidak pernah lagi berjumpa dengannya sejak 2 bulan yang lalu. Pertemuan terakhir mereka saat dia membuat rencana menghancurkan hubungan Yasmin dan Deniz. Bintang sangat gusar, seharusnya saat ini dia bersama Yasmin dan pelan-pelan membalut luka akibat luka yang dibuatnya. Bintang yakin Yasmin sangat terluka. Namun,pekerjaan justru membuatnya semakin menjauhnya. "Ufff!" Bintang membuang napas melalui mulutnya dengan kasar. Dia mengambil ponsel lalu berselancar di jejaring sosial. Ia melihat postingan Yasmin mengenai cincin dan bunga. Senyuman bahagia merekah lebar di bibirn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN