53. Bertemu Nonik Cantik

1762 Kata

Tengah malam adalah waktu yang paling aku benci. Bukan untuk waktu lalu, tetapi sejak aku bermain-main dengan dunia gelap. Dunia gelap dalam arti makhluk astral yang tak kasat mata. Makhluk yang menempati dimensi lain di dunia kita. Bukan itu sebetulnya yang membuatku kesal. Satu-satunya alasan yang membuatku enggan bertemu malam karena bertemu makhluk yang kerap merepotkanku, meskipun tak jarang mereka membantuku dalam banyak hal. Aku baru saja selesai dari kediaman Pak Rahman, putri beliau melahirkan anak keduanya dan mereka mempercayaiku untuk membantu proses persalinannya. Aku bersyukur prosesnya lancar, meskipun tadi bayinya sempat terlilit usus. Semua bisa kuatasi dengan mudah. Pak Rahman dan istrinya tampak begitu bahagia menyaksikan kelahiran cucu keduanya yang berjenis kelam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN