Crott! Busssh! Croott! Busshhh! Bunyi itu terdengar menggema dalam toilet kamar rumah sakit kelas VIP yang dihuni Laura. Gadis itu duduk di kloset tertunduk dalam mengetukkan kepala ke tiang infus yang dipegangnya, lalu menangis, "Huu .... Malu ...." "Sudahlah," bujuk Samuel yang berdiri di sisinya membantu menguras air kloset. "Yang namanya kamu lagi sakit ya lalu mesti gimana?" Laura mengangkat wajah dan melempar cemberut pada Samuel. Wajahnya merah padam karena duduk boker di sana, hanya mengenakan gaun pasien, tanpa celana dalam, dan Samuel membantunya buang air besar. "Lagian kenapa lo mesti ikut ke sini juga sih? Aku bisa BAB sendiri, Sam ...." Samuel memutar bola matanya. "Kalo kamu pingsan lagi gimana? Dah lah, Lau, kita udah pernah berada dalam kondi

