Vian meneguk savilah nya dengan kuat-kuat, ia teringat kembali bahwa sang Kakek dulunya adalah Letnan Kolonel yang agung pada masanya sebelum pensiun karna waktu yang terus menambah umurnya yang kini tak lagi muda itu. Bagaimana pun dulunya sang Kakek adalah seorang Letnan Kolonel, sangat mudah bagi dirinya untuk memiliki akses dengan mudah mencari satu informasi atau pun segudang informasi apa pun yang ingin ia ketahui. "Jadi, Kakek sudah tau semua nya ya." Ucap Vian cepat dengan wajah tersenyum kecil nya itu. "Apa, Kakek juga memata-matai Vian?" Tanya Vian cepat dengan wajah penasaran nya itu. Kakek Vian hanya terlihat tertawa kecil saat melihat wajah Vian sang cucu yang kini sudah mengetahui dirinya selama ini di amati oleh orang-orang suruhan Kakek nya itu. "Cih, kenapa aku bisa ta

