BAHAGIA SETELAH BERPISAH 86. * Hamdan merasa Hampa karena kaki nya tak lagi ada. Hidupnya benar-benar hancur. Selama dua bulan dia pemulihan di rumah. Dua bulan pula dia tak bekerja dan untuk berjalan saat ini dia menggunakan tongkat penyangga. Setiap kali menatap kaki nya yang sekarang buntung dia setiap saat bersedih. Perlahan dia mengikis kesedihan itu. Dia harus bangkit untuk Ibunya dan beruntung ada Mbok Hindun sang pengasuh yang mau menjaga Ibunya serta menolongnya jika membutuhkan sesuatu sedangkan Ambar sama sekali tak peduli. Kandungannya juga sudah empat bulan. Mungkin perut itu semakin hari akan semakin membesar saja. Kini percuma saja bersedih hati atau menyesal karena semua telah terjadi. Jika ada uang lebih maka Hamdan akan membuat kaki palsu saja agar dia bisa berjalan l

