Bukti

1334 Kata

Bahagia Setelah Berpisah 33. ** "Boleh saya minta sesuatu sama kamu, Yun?" tanya Pak Irsyad dengan lembut. Aku menjadi gugup. "Kira-kira apa, Pak?" "Jangan Panggil Bapak. Kelihatannya lucu sekali. Aku bukan atasanmu dam terdengar tidak akrab. Panggil Mas saja biar lebih akrab dan enak di dengar," kata Pak Irsyad lagi. "Heheh' ... Gitu ya, baiklah saya coba, Pak. Maksud saya, Mas Irsyad." kataku dengan canggung. Dia mengulas senyum. Terlihat manis, aku menunduk karena malu. Sebenarnya aku ingin memukul-mukul kepalaku karena malu. Seumur-umur tak ada pria yang seromantis ini padaku. Walaupun sudah dua kali menikah namun karakter suamiku beda-beda satu dengan yang lain. Mas Hamdan yang sangat keterlaluan. "Lebih baik kita masuk, Mas. Anak-anak sudah nunggu di dalam." seruku, Pak Irs

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN