84

1526 Kata

Selena dengan panik berlari menuju taman, dia sangat khawatir pada keadaan putrnya. Tanpa Selena ketahuai di taman Sean dan Devan saling tertawa dan bercanda bersama. Berkali - kali Devan mencium pipi putranya. Selena sangat terkejut melihat ada Sean dan Devan. Dia tak menyangka Sean berbohong padanya, hal tersebut membuatnya sangat kesal dan dengan cepat menghampiri Sean dan Devan. "Devan!" hardik Selena. Mendengar suara Selena membuat Devan dan Sean sangat terkejut melihat Selena ada dihadapan mereka. Apalagi wajah Selena terlihat memerah menahan amarahnya yang sudah dipuncak batas kesabarannya. "Bagus yaa Devan! Kamu memang tak pernah berubah!" bentak Selena dengan marah. "Apa maksudmu? Aku tak pernah berubah? Bukannya kamu yang masih saja egois," jawab Devan. "Egois? Aku egois! K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN