Karena pencarian mereka sama sekali tidak membuahkan hasil, keduanya memutuskan untuk kembali ke rumah Grace. Di dalam perjalanan, Grace menyadari bahwa Adro terus diam menatap jendela. Pria itu pasti merasa sangat kecewa dan gundah. Mansion itu adalah satu-satunya tempat yang bisa mereka andalkan untuk menemukan jalan pulang Adro karena dari sana’lah pria itu muncul. Dengan tidak adanya petunjuk apa pun di mansion itu menandakan bahwa kemungkinan Adro bisa kembali sangatlah kecil atau bahkan mustahil. “Maaf jika pencarian hari ini tidak memiliki hasil,” Ucap Grace pelan. Adro menoleh pada gadis itu. Ia menyadari mungkin wajahnya sekarang terlihat cemberut meski ia tidak bermaksud begitu. Ia segera mengukir senyum. “Kau tidak perlu minta maaf. Ini semua bukan salahmu. Akulah yang seha

