Pagi hari. Sinar Matahari mulai menyapa, mengusik tidur seorang perempuan yang saat ini tengah mengerjapkan matanya perlahan. Menyesuaikan silaunya cahaya matahari dengan matanya. Lantas menguap sejenak, lalu membuka matanya dan menatap kamar yang ia ingat adalah kamarnya di Maldives. Lega, perempuan tersebut sudah takut jika ia salah masuk kamar orang lain saat mabuk semalam. Dan akan menimbulkan masalah baru baginya nantinya. Perutnya terasa menahan beban yang berat. Seperti ada sesuatu yang menindih perutnya saat ini. Ia menunduk sedikit guna melihat apa yang membuatnya berat. Begitu melihat ada sebuah tangan kekar yang kini sedang memeluknya, Rea tentu saja terkejut. Dia tak menyangka akan bangun di temani seorang laki-laki. Dan tentu saja di kamarnya sendiri. Dengan d**a yang

