“Kean! Dasar gila!” teriak Rea penuh kekesalan. Dan akan melemparkan bantal ke arah suaminya tersebut. tapi laki-laki itu sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar mandi. Membuatnya mengurungkan niatnya dan memeluk bantal tersebut. Sembari mengatur napasnya yang tersengal karena berteriak. “Tunggu? Kalau laki-laki itu masih memakai celananya, lantas apa semalam tidak terjadi seperti yang aku pikirkan?” tebak Rea yang tidak yang tidak yakin jika mereka telah melakukannya semalam. “Apa jangan-jangan dia hanya membohongiku? Karena ingin menggodaku saja?” duga perempuan tersebut yang melihat ke balik selimut yang membungkus tubuhnya sejak tadi. “Tuh, kan! Aku masih pakai dalaman, tapi kemana gaunku? Bukannya, semalam aku masih pakai gaun? Apa dia yang melepaskannya? Tapi untuk apa?” tanya

