Agatha tersenyum puas melihat putrinya dalam gendongan yang kini sudah sangat cantik selesai mandi. Agatha menciumi pelan pipi putri yang memiliki wangi khas bayi. Ia melirik ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul setengah lima sore, itu artinya sebentar lagi Andra akan pulang dari kantor. Andra kini sebisa mungkin selalu pulang sore dari kantor dan menyelesaikan pekerjaannya lebih awal. Hanya sesekali ia lembur, itupun paling lama ia akan pulang pukul sembilan malam. Semenjak memiliki anak, Andra terlihat lebih bersemangat dalam bekerja dan selalu tidak sabar untuk segera pulang. Ia bahkan sangat sering melakukan panggilan video dengan Agatha di sela-sela pekerjaannya. Agatha tidak menyangka Andra bisa menjadi pria yang sangat cinta keluarga seperti itu. Waktunya hanya ia tuangkan un

