Akhir Bahagia (ENDING)

2438 Kata

Agatha yang tengah menyedu teh sesekali melihat ke arah teras belakang yang menghadap ke taman di halaman belakang rumah yang tampak dari dapur. Ia tersenyum saat mendengar suara gelak tawa putrinya terdengar nyaring hingga ke dapur. Ia selalu antusias saat bermain dengan ayahnya. Agatha meletakkan secangkir teh di atas nampan, dua gelas dan juga cemilan berupa donat kentang dan juga kookies untuk cemilan sore ini. Setelah semuanya siap ia segera bergegas menghampiri suami dan putrinya yang tengah sibuk bermain. Asisten rumah tangganya sedang pergi ke super market membeli beberapa keperluan, jadi Agatha harus menyiapkannya sendiri. "Mpunn papa..." "Bilang dulu, papa ganteng dulu, baru papa berhenti." "Ndak... ndak... ndak..." Kia menggeleng-gelengkan kepalanya sembari terus tertawa memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN