"Wahhhh soto..." Agatha bersorak senang saat bundanya memasuki kamar dengan membawa nampan berisi soto, nasi serta air mineral. Mencium wanginya saja sudah membuat liurnya hampir menetes. Bundanya sangat ahli dalam membuat soto dan soto buatannya luar biasanya enaknya. "Bunda bikinin kamu soto." "Suapin," rengek Agatha manja membuat Ratih terkekeh. Putri cantiknya ini masih saja seperti putri kecilnya dulu di mata Ratih meskipun kini ia sudah menjadi seorang istri. Ratih duduk di samping ranjang Agatha kemudian mulai menyuapi putrinya itu sesuai permintaannya. Agatha terlihat makan dengan begitu lahapnya. Karena susah jika harus naik turun tangga dengan kondisi kaki Agatha seperti sekarang, jadi Ratih sengaja membawakan makanan Agatha ke dalam kamarnya saja agar Agatha bisa makan tentun

