*Flashback On* Citra keluar dari klinik kecantikan menuju salah satu restoran terdekat untuk makan siang. Terlalu banyak pikiran dan masalah beberapa waktu belakangan ini membuat Citra merasa bahwa wajahnya tidak sesegar biasanya. Belum lagi ada beberapa lebam di wajahnya yang belum hilang. Ah mengingat hal itu membuat ia kesal sendiri. Padahal wajahnya adalah aset berharga. Ia bahkan sampai harus mengambil cuti selama seminggu dan meminta manajernya untuk tidak menerima tawaran apapun dalam waktu dekat ini. Saat sedang memilih-milih menu, tiba-tiba ada seseorang yang datang begitu saja bergabung di meja yang ia tempati. Citra menautkan alisnya bingung, wajahnya terlihat tidak begitu asing, namun tetap saja membingungkan saat tiba-tiba seseorang menghampirinya begitu saja di tempat umum

