Pesan Ayah

1705 Kata

Agatha menuruni anak tangga, ia menghela nafas panjang entah untuk keberapa kalinya sejak pagi. Saat menginjak tangga terakhir ia sudah melihat Andra yang duduk di ruang makan sembari menyantap sepotong roti. Andra langsung menoleh pada Agatha setelah menyadari kehadirannya. Agatha berusaha biasa saja, ia sudah bertekad bahwa ia sudah pasrah dengan keadaan dan sepertinya memang tidak ada lagi harapan untuk rumah tangga mereka. Mungkin sebentar lagi ia tidak akan bisa melihat pemandangan seperti biasanya ini. Melihat Andra sarapan di meja makan seperti ini. "Aku udah bikinin roti bakar, sarapan dulu ya," kata Andra memberikan sepotong roti bakar pada Agatha. Agatha hanya diam kemudian memakan roti pemberian Andra dan meneguk segelas teh hangat yang sepertinya juga sudah disiapkan Andra seb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN