"Sstt jangan kenceng-kenceng, jangan berisik!" Doni menempelkan telunjuknya di depan bibirnya. Amanda langsung membekap mulutnya sendiri dengan kedua tangannya. Doni masuk ke dalam kamar Pak Eko diikuti Amanda dan Adam. Jonas terlihat berjaga di luar kamar. Hantu gadis itu berdiri di depan rak buku Pak Eko yang terdapat foto bergambar dirinya. "Itu foto hantu itu tuh, iya bener itu fotonya," ucap Amanda menunjuk foto di rak buku Pak Eko. "Ini hantu itu kan dan dia foto sama Pak Eko sama perempuan juga, jangan-jangan mereka keluarga?" gumam Adam. "Nah bisa jadi," sahut Adam. "Kata hantu itu, mereka emang keluarga," sahut Amanda yang melihat hantu itu mengangguk. Hantu gadis kecil itu menunjuk ke laci buku Pak Eko, lalu pergi ke arah laci buku tersebut dan menghilang di sana. "Kenapa

