46. Hantu di Restoran Baru

1137 Kata

"Sorry, gue nggak ada maksud mau ganggu kalian," ucap Ridwan yang tiba-tiba saja hadir untuk menjenguk sang kakak. Walaupun sebenarnya bukan Adam yang dia khawatirkan. Ridwan langsung ke rumah sakit begitu mendengar Amanda yang menunggu sang kakak semalaman. Hatinya terbakar cemburu. Tak bisa dipungkiri lagi kalau dia benar-benar jatuh cinta pada Amanda. "Masuk, Wan! Tadi itu nggak seperti yang kamu kira. Aku sama Amanda hanya …." "Hanya pelukan? Terus berlanjut deh elo cium dia, ya kan? Lupa elo udah punya tunangan?" hardik Ridwan. "Den, kenapa ngomong begitu?" Amanda mendekat ke arah Ridwan. "Amanda lupa ya kalau abang gue udah punya tunangan? Elo mau merebut dia dari Sheila? Elo mau disebut pelakor yaitu perebut laki orang alias calon suami Sheila ini?" tuding Ridwan menunjuk Am

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN