BELLA SAKIT

1009 Kata

Jam menunjukkan pukul 17.30 ketika mobil Fahri berhenti di halaman rumah. Niken tersenyum bahagia karena suaminya pulang lebih cepat dari biasanya. Dia langsung membuka celemek yang dia gunakan dan ke arah depan untuk membukakan pintu kepada Fahri. "Mas sudah pulang ?" Tanya Niken dengan wajah berbinar. "Iya sayang. Saya sengaja pulang cepat untuk segera bertemu denganmu dan anak-anak kita." Kata Fahri sambil mengelus perut Niken. "Aku kangen mas sama kamu." Kata Niken sambil memeluk Fahri. Fahri menerima pelukan hangat Niken. Tapi entah kenapa dia enggan untuk memeluk balik Niken. Wajah Niken seketika berubah ketika dia tiba-tiba mencium parfum yang manis, parfum yang sama seperti yang dia cium sebelumnya. "Sayang, saya gerah." Kata Fahri melepas pelukan Niken. "I-iya mas. Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN