28. Doni

1403 Kata

"Bagaimana keadaan Ririn, Ma?" "Ya Allah, Arya. Kamu kenapa lama sekali?" "Ponsel saya kecopetan, Ma. Setelah terima telepon dari Mama." "Itulah namanya kualat, menyia-nyiakan istri sah," omel Bu Rosa, sedangkan Arya hanya diam saja, tak menimpali ucapan mertuanya. "Kata dokter bagaimana kondisi Ririn?" tanya Arya mengalihkan. "Kata dokter, istri kamu gak boleh stres. Tadi langsung disuntik, makanya reda teriak-teriaknya dan sekarang bisa tidur." "Alhamdulillah, sukur deh Ma." "Cepat sana lihat Ririn! Mama mau ke kantin, lapar. Kamu mau Mama belikan makan?" "Tidak usah, Ma. Nanti saja." Arya mendekat ke arah ranjang istrinya yang nampak terlelap. Arya mengusap rambut istrinya dengan perlahan, tak ada pergerakan dari Ririn, itu tandanya sang istri sangat lelap. Tak ingin membang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN