Malam ini juna mabuk lagi, dia berjalan sempoyongan pulang menuju ke apartemen milik asistennya. Olivia berlari saat mendengar bel dan melihat kondisi mabuk juna dari lubang kecil di pintunya. Ini bukan lagi yang pertama untuknya, mungkin ini adalah ketiga kalinya juna datang di jam dan dengan kondisi yang sama. Saat pintu terbuka dia menangkap tubuh juna yang hampir terjatuh di lantai. "Awas kak." Pekik olivia sambil menahan badan juna yang berat. Sedangkan juna malah menyandarkan kepalanya dipundak olivia. Menghirup aroma yang menenangkan untuknya. "Aku nggak papa sayang." Kata juna sambil tersenyum dan mengelus pipi olivia sayang. Membuat olivia diam mematung memahami semua yang terjadi barusan. Hingga mereka berdua dalam posisi ini cukup lama, karena hanya ketika juna mabuk saja oliv

