“Dan… itulah yang terjadi setelah kami mengantarmu pulang. Maafkan aku tak pernah mengatakannya padamu selama ini, Laura. Aku menginginkannya, tapi dia memohonku agar merahasiakan ini darimu. Aku tak punya pilihan lain,” kata Sarah. Aku menghela napas dengan berat dan mengangguk. Jadi benar yang dikatakan Jonathan di surat itu. Dia mengungkapkan jati dirinya pada Sarah setelah ia mengantarku pulang dari pesta itu. Jonathan sudah mengetahui kalau aku juga mengalami mimpi itu saat aku mengungkapkannya pada Sarah di dalam mobilnya waktu itu, dan setelah ia mengantarku pulang, ia berbicara berdua dengan Sarah untuk menanyakan soal apakah aku benar-benar mengalami mimpi itu. Dan dari sanalah Jonathan mengungkapkan jati dirinya pada Sarah bahwa ia adalah orang yang kucari. Saat itu Sarah terke

