Bab 76 Selamat membaca. **** Pagi ini Allea di buat pusing oleh kedua anak nya yang berbuat ulah. Mereka memainkan air yang dengan susah payah Allea ambil dari dalam sumur menggunakan timba, ember yang di ikatkan dengan tali panjang lalu ditopang dengan tuas yang memutar tali tersebut agar bisa di naik-turun kan. Dua ember penuh dengan busa sabun, alhasil Allea harus menimba ulang dan membuang waktu nya lebih banyak. "Ella minta maaf," ucap Ella memasang wajah melas. "Lio juga," begitu pula dengan kakak kembarnya, Lio. Allea membuang muka saat kedua anaknya mengulurkan tangan, meminta maaf padanya. Tiba-tiba tercetus sebuah ide bagus, sebagai konsekuensi dan bukti tanggung jawab mereka setelah membuat suatu kesalahan. "Bunda maafin kalian berdua, dengan syarat..." Ucapan nya di gan

