Bab 81 Selamat membaca. POV Anita. Semalaman aku tak bisa tidur, memikirkan hari esok karena aku akan bertemu Farhat, laki-laki yang sudah hampir satu bulan ini menjadi teman bertukar pesan ku. Aku tertarik sampai akhirnya jatuh cinta pada nya karena dia adalah laki-laki yang baik dan lembut, dia juga humoris saat sesekali kami mengobrol di telepon. Meski sesekali dia pernah ngelantur bicara nya, tapi aku tahu dia itu hanya bercanda. Seperti tadi, saat dia menanyakan kenapa aku belum tidur dan ku jawab kalau aku belum mengantuk, dia membalas pesan ku dengan sebuah bercandaan. "Mau gak aku temenin tidur nya?" Balas dia dengan membubuhkan sebuah emoticon peluk. Aku pun biasa saja, karena dia hanya bercanda seperti teman-teman yang lain. Tapi ada satu pesan yang membuat ku bertanya-tan

