Bab 27 Selamat membaca "Ambil aja apa yang kamu mau," jawabnya lalu tertawa geli saat aku melompat kegirangan. Setelah selesai memborong dua trolly penuh. Kasir nya hanya menggelengkan kepala melihat ku yang cuma bisa nyengir kuda. Ada banyak pasang mata yang menatap aneh pada kami berdua, mungkin mereka pikir aku dan mas Farell adalah OKB alias orang kaya baru karena mendorong dua trolly penuh sekaligus. Aku sendiri terbelalak saat mendengar harga yang di sebutkan kasir itu lalu melirik ke mas Farell yang sedang mengeluarkan sebuah kartu berwarna hitam emas dari dalam dompet tipisnya. Sekali gesek petugas itupun mengembalikan lagi kartu itu kepada pemiliknya. Empat kantong belanjaan penuh di bawa mas Farell, satu yang ringan di bawa aku. "Sayang, kamu duluan aja masuk mobil nya, mas

