40. Mengunjungi Teman Robby Langit yang mulai kemerah-merahan di langit Kuala lumpur, menandakan sore telah berganti senja. Setelah Fadhil sadar dari pingsannya, Dewa membawa Ara pulang ke apartemen nya. Rio, Wulan dan Inaya meminta maaf atas ketidaknyamanan kunjungan Ara ke rumah mereka. Dewa berusaha memakluminya dan membawa Ara untuk pulang. Malamnya di ruang keluarga, Fadhil menceritakan semua hal yang terjadi padanya selama dua bulan ini setelah dia dan Inaya berpisah. Mata Inaya sempat berkaca-kaca membayangkan Fadhil terbaring koma di rumah sakit. Rasa sayang yang masih tersisa dihatinya membuat Inaya menjatuhkan tetesan air mata di pipi. Dengan cepat dihapusnya air mata, Inaya tidak mau terlihat cengeng di mata papa dan mamanya. Dan juga, ia tidak mau Fadhil melihatnya

