Bab. 25 - Jelouse

1917 Kata

Pagi ini angin terasa dingin beku merasuk kulit. Jasmine ingin sekali berkebun di rumah kaca di halaman belakang. Tapi ia terlalu malas ke luar rumah. Suhu udara makin minus dan terasa mengejang di epidermis. Mau tak mau ia harus bersabar berkutat di dapur. Membuat berbagai hidangan sebagai bentuk pelarian kebosanan. "Iya aku dengar Miss Ivana kemarin baru tiba di Berlin. Jadi hot news waktu dia mengunjungi Tuan Zayn di kantornya. Sepertinya wanita itu memang kembali untuk  Tuan Zayn." Desas-desus terdengar sayup dari pintu dapur bagian belakang. Mereka mungkin mengira kalau Jasmine tidak akan mendengar gosip panas yang tengah mereka bahas. Tapi Jasmine mengendap dari sisi pintu, kecemburuan dan rasa penasaran mulai bergelayut dalam dadanya. Bila diingat lagi, semalam Zayn pulan sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN