Remy tentu saja memilih jalur khusus untuk bisa sampai di ruangannya di lantai atas gedung ini, sehingga tak harus bersamaan dengan beberapa karyawan yang mungkin harus hilir mudik ke atas dan ke bawah. Namun, sepanjang perjalanan menuju ke ruangannya itu, Remy sama sekali tak melepas genggamannya. Padahal dia tahu bahwa tangan Nesia dingin oleh keringat. Tentu saja Nesia berkeringat dingin karena selama ini, ketika dia menjalin hati dengan Vino, mereka hanya jalan bersama. Sesekali saja mereka berpegangan tangan. Itupun sudah cukup menyenangkan karena Nesia mencintai Vino, demikian juga sebaliknya. Akan tetapi, Vino adalah rakyat biasa yang tidak akan mendapat tatapan mencolok jika pergi kemanapun. Tetapi ini? Lelaki yang menggandeng tangannya dengan kuat ini adalah seorang publik figur

