Remy sedang menghadapi Sinta, kepala bagian keuangan di perusahaan Remy karena ada beberapa pengeluaran yang melebihi anggaran semula karena naiknya beberapa bahan baku bangunan dan juga naiknya jasa perusahaan transportasi. Sinta memang salah satu pegawai Remy yang cukup lama bekerja dengannya. Mulai dari posisi paling bawah, hingga sekarang sebagai kepala bagian keuangan. Jelas karena performa Sinta memang bisa dipercaya. Ketika sedang serius membahas masalah ini, tiba-tiba ponsel Remy berdering tanda ada pesan masuk. Awalnya Remy mengabaikan pesan itu dan akan membukanya setelah nanti selesai dengan Sinta. Namun, karena berdenting beberapa kali, maka Remy terpaksa membukanya. ‘Edo? Tumben dia mengirim pesan? Biasanya langsung telepon.’ Remy membatin. “Maaf, Sinta. Aku membuka pesan

