KECEPLOSAN

1080 Kata

“Tuan Remy?” seru Lukas tak menyangka bahwa Remy sudah berada di sini, berdiri dengan keangkuhan yang sama dan bahkan meraih tangan Nesia dengan posesif. Nesia yang tak menyangka bahwa Remy akan datang ke tempat ini juga terpukau melihat kedatangan Remy yang begitu tiba-tiba itu. Dia tentu saja terpana. Tidak hanya dengan ketampanan Remy yang terlalu berlebihan, namun juga dengan sikap Remy yang tiba-tiba meraih tangannya. “Ya, Lukas. Ini aku. Tidak cukup mengejutkan seharusnya, kan?” tanya Remy dengan nada menohok. Nesia berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman tangan besar Remy, namun laki-laki itu lebih kuat memegang pergelangan tangan Nesia. Nesia hanya bisa meringis, dan akhirnya berhenti melepaskan diri. Edo hanya memandang mereka bertiga dalam diam dan senyum kering penuh k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN