Melihat tatapan Lukas yang sepertinya marah itu Edo sedikit gentar. Dalam hati dia menyesali sikapnya yang selalu teledor dan merugikan dirinya sendiri itu. Dan itu bahkan sudah berulang kali terjadi. ‘Mengapa dua kakak beradik ini sama-sama memiliki tatapan mata tajam yang mengerikan seperti ini?’ Edo menyimpulkan dalam hati ketika lagi-lagi dia menemukan kesamaan antara Remy dengan Lukas. Meski sejujurnya Remy jelas lebih menakutkan dibandingkan dengan Lukas. Namun jelas sifat dan gesture Lukas tak bisa diabaikan begitu saja, bukan? Mereka berdua layaknya predator yang berbeda spesies. “Maaf, Lukas. Aku tidak bermaksud mengadu kalian berdua karena aku tahu siapa yang akan menang dan siapa yang akan dikalahkan. Hanya saja seperti yang kukatakan tempo hari bahwa aku penasaran dengan hubu

