Wilayah perbatasan telah mereka lewati. Padang pasir tempat peperangan itu bagai neraka di siang hari. Matahari terasa seperti berada di atas kepala. Sementara dua penjelajah itu terus memacu kudanya melintasi bukit. Tujuan mereka sudah terlihat. Sebuah tempat yang dikelilingi awan hitam. Jika dilihat lebih baik lagi akan terlihat pula cahaya-cahaya petir di sekitar awan hitam itu. Bagai akar mematikan yang selalu siap memberi tahu dubia jangan pernah macam-macam dengan mereka. “Tampaknya Negeri Darkness telah meningkatkan keamanan kerajaan setelah peperangan itu usai.” Harith bicara dengan pandangan terus ke depan. Ia agak ngeri waktu pertama kali tiba di perbatasan melihat perubahan Darkness yang teramat besar dari terakhir kali. Tirta menoleh ke samping, sudut bibirnya sedikit ter

