“Harusnya kau bersyukur dipercayai banyak hal oleh ratu.” “Ah iya, tentu saja aku sangat bersyukur. Berkat tugas dari ratu aku jadi kurang tidur selama dua pekan,” balas Kaja setengah mengejek, membuat dua pelayan pemegang kipas terkikik geli. Tolehan tajam Ratu Alexa memaksa mereka diam. Mereka menunduk tanda rasa bersalah. Sekali lagi Ratu Alexa menghela napas. Berhadapan dengan Kaja harus banyak bersabar. Sangat ingin ia menyingkirkan jelmaan burung itu. Tapi hasil kerjanya selalu bagus jadi Ratu Alexa dilema antar menyingkirkan atau mempertahankannya. “Ada tugas baru untukmu.” “Waw, aku suka tugas baru!” Kaja pura-pura berantusias. Namun hanyan sebentar senyuman lebarnya mengembang. Lama-lama ia takut pada wajam masam Ratu Alexa. Takut ratu itu pada akhirnya hilang kesabaran da

