Part 13

1033 Kata

‍Saat terbangun, hal pertama kali dilakukan Nola adalah mencari keberadaan Nathan dalam kamarnya. Mata bulatnya menelusuri setiap sudut kamarnya. Bibirnya mengerucut sedih sedangkan wajahnya terlihat lesu. "Kak Nathan berbohong ke Nola." Lirihnya. Gadis cantik itu turun dari tempat tidur, kemudian berjalan menuju kamar mandi dengan langkah lunglai seolah tak memiliki semangat hidup sedikit pun. Entah mengapa hatinya merasa tidak nyaman karena Nathan berbohong padanya. Mungkin ini pengalaman pertamanya dibohongi oleh seseorang. Selama ini, baik ayah, ibunya, atau pun Virlia. Mereka tak pernah berbohong ke Nola. Mereka selalu jujur. Menepati apa yang mereka katakan. "Ughh, Nola gak boleh sedih. Siapa tahu kak Nathan menunggui Nola semalaman dan harus pulang lebih awal karena harus pergi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN