Gadis cantik itu menyembunyikan wajahnya di meja. Pipinya bersemu merah sedangkan jantungnya berdebar kencang tiap kali mengingat kejadian kemarin. Kejadian yang membuatnya masih berdebar hingga sekarang. Dimana Nathan memojokkannya ke dinding dan menatapnya dengan tatapan tak dapat diartikan. Nola menendang udara gemas. "Kenapa sih Nola jadi aneh gini sekarang?" Rengeknya lantaran merasa perasaannya terombang-ambing. Seumur hidup, baru kali ini Nola merasakan perasaannya kacau. Terasa menganggu dan bingung bagaimana cara menghentikannya. "Kenapa sih, La? Dari tadi gue lihat, Lo uring-uringan gak jelas terus." Cetus Arkana setelah lama mengamati Nola. Nola mengangkat wajahnya. Menatap Arkana memelas. "Nola merasa sangat aneh, Arka." Arkana duduk di samping gadis itu. "Aneh ke

