12.

1239 Kata

George memasuki ruang musik dengan perlahan, sebuah ruangan yang dirancang khusus hanya untuknya di rumah. Tempat di mana ia dapat dengan leluasa memainkan semua alat musik kesayangannya. Tempat di mana ia bebas mencurahkan bakat seninya. Menutup pintu rapat-rapat, lalu berjalan menghampiri Elle, begitulah George memanggil piano putih kesayangan yang didapatnya beberapa tahun silam. "Kali ini, lagu apa yang ingin kaumainkan bersamaku, Elle?" George meregangkan jari jemarinya, melemaskannya dahulu sebelum mulai menekan tuts-tuts putih dan hitam yang ada di piano secara bergantian, mengikuti instrumen yang muncul di pikirannya. Pilihan George kali ini jatuh pada salah satu karya agung seorang komponis musik asal Jerman kesukaannya, Ludwig van Beethoven. Berjudul: Sonata Hammerklavier Opu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN