Randi selalu suka kala menerima tamu dari perusahaan yang bekerja sama dengan perkebunan buahnya. Ia dengan semangat akan menjelaskan konsep perkebunan yang mulai ia kembangkan setelah menerima titah dari sang ayah untuk melanjutkan tali estafet usaha itu. Ini adalah kali pertama perusahaan kliennya itu melakukan kunjungan ke perkebunannya setelah melakukan kerja sama selama tiga bulan. Randi sudah meminta para karyawannya untuk menyiapkan segalanya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak ingin membuat sang klien kecewa apabila ia tidak mampu memberikan pelayanan yang terbaik. Randi dan beberapa karyawannya saling berkenalan dengan rombongan yang berasal dari Surabaya itu. Randi seketika tertarik dengan Aila karena gadis berkerudung maroon itu tidak banyak tingkah dan mampu menyimak semua penj

