29. Sisi Hati Randi

1634 Kata

Randi merasa lega ketika ia berhasil memantapkan hatinya untuk Astika. Nyatanya, bertemu dengan kekasihnya itu membuatnya tidak ragu akan keseriusan hubungan mereka. Ia tidak menyesal telah melamar Astika. Perempuan itu selalu tulus menyayanginya, ia begitu memahami kesibukannya. Meskipun mereka jarang berkomunikasi dikarenakan kesibukan Randi juga sinyal yang masih lemah, tidak menghalangi besarnya cinta kedua insan itu. Randi baru saja berkunjung ke rumah calon mertuanya itu dengan membawa pie apel khas Malang. Tidak hanya ingin melepas rindu dengan sang pujaan hati, ia juga berbincang tentang berbagai hal dengan ayah Astika. Sebelum ia pulang, ayah Astika juga menyampaikan pesan Astika tempo lalu yang mengatakan bahwa keluarga Astika akan berkunjung ke rumah Randi satu minggu setelah h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN