Aila mencubit daging ayam goreng tepungnya dengan penuh perhatian. Bagian kulit ayam dengan tepungnya ia sisihkan pada tepi piring berwarna putih. Ia hendak menghabiskan nasinya dengan daging ayam terlebih dahulu. “Kamu suka banget sama kulit ayam, Ai?” tanya Sonya. Sudah beberapa kali ia melihat kebiasaan Aila yang satu itu ketika mereka memilih ayam goreng sebagai menu makan. Aila mengangguk. Ia sedang sibuk mengunyah nasi yang baru saja ia suapkan. Sonya mengangguk. Ia ikut fokus dengan makanannya ketika melihat Aila begitu semangat menghabiskan makanannya. Saat piring mereka sudah mulai termakan setengah porsi, seorang pelayan datang mengantarkan satu porsi ayam d**a beserta nasinya juga segelas fruit tea. “Buat kamu, Son?” tanya Aila heran. Ia merasa tidak memesan makanan dua po

