Evrard mengurungkan niat awalnya yang ingin ke dapur untuk mengambil air minum saat melihat tirai yang menutupi pintu penghubung menuju teras samping rumahnya sedikit tersibak. Bahkan, tirai tersebut terlihat berayun seperti tengah diterpa angin. Jika pintunya tertutup rapat, tidak mungkin rasanya tirai tersebut bisa berayun sendiri tanpa adanya bantuan angin. Evrard melangkahkan kakinya tanpa membuat suara menuju pintu penghubung tersebut untuk berjaga-jaga. Setelah melihat dari jarak yang lumayan dekat, ternyata pintu penghubungnya tersebut tidak tertutup rapat. “Apakah Leyna atau Wendy lupa memeriksa pintunya sebelum mereka menutup tirainya?” Evrard bergumam seraya pikirannya kini mulai waspada. Selama menempati rumahnya ini, ia belum pernah kedatangan tamu yang tak diundang pada malam

